jump to navigation

menjaga hati July 1, 2009

Posted by kep-irama in Uncategorized.
1 comment so far

Amsal 4 : 22

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan.

Matius 7 : 22 – 23

Pada ahri terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan bukankah kami bernubuat demi nama-Mu , dan mengusir setan demi nama-Mu dan mengadakan banyak mujizat demi nama-mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : Aku tidak pernah mengenal kamu ! Enyahlah daripada-ku kamu sekalian pembuat kejahatan.

Kisah para rasul 8 : 4 - 25

Kisah rasul 8 -4 -25 menceritakan tentang simon , seorang tukang sihir yang sudah bertobat. Bahkan di ayat 13 di katakan sesudah di baptis ia senantiasa mengkuti filipus dan melihat muzijat yang besar terjadi. Wah kalo di renungin berarti si simon ini lagi mengebu-gebunya dan dia pasti udah pelayanan dimana ,sebab dia selalu ngikutin si filipus. Tapi coba lanjutin ke ayat selanjutnya waktu petrus dateng samaria liat apa yang terjadi…waktu terjadi pencurahan roh kudus, simon juga ada di sana dan dia pengen roh kudus juga turun ke atas dia..tapi petrus bilang apa binasalah kiranya uangmu bersama dengan engkau..lalu di ayat 21 nya petrus berkata sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah.

Coba kita renungkan cerita ini..cerita simon juga sering kali terjadi dalam kehidupan kita..kita sudah melayani sudah melihat banyak muzijat tapi sering kali kita tidak punya hati yang lurus di hadapan Tuhan..sebenrnya kenapa si petrus ampe segitunya ngomongnya ke simon..apa si salah nya, bener toh ya dia pengen dapet pencurahan roh kudus..apa si yang salah..coba kita baca lagi ceritanya dari awal..dr ayat 9 sampe 11.. disana di ceritakan bahwa simon itu tukang sihir dan banyak orang mengkutinya..ketika ia percaya kepada Yesus ia mengikut filipus kemana-mana..coba renungkan lagi dari seorang yang memiliki banyak pengikut tiba-tiba harus menjadi pengikut seseorang..gimana perasaan simon saat itu..pasti dia merasa dongkol dan ingin kembali orang orang menjadi pengikutnya..kebetulan waktu itu ada petrus..mungkin dalam ahtinya simon berkata..kesempatan ni..sebernya kalo simon ga nawarin uang, petrus numpangin tangan ga si??menurut gua mah pasti numpangin si..Cuma kenapa si, simon harus nawarin uang…nah sudah mulai keliatan maksud hati simon ini udah nyimpang..dia pengen dapet roh kudus untuk pamer..dan bukan untuk kemuliaan Allah..makanya petrus berkata hati mu tidak lurus..

Teman-teman smua..mari kita renungkan..apakah kita sudah bener bener memiliki hati yang bener lurus di hadapan Tuhan..apakah hati kita ketika pelayanan sudah sungguh motivasi nya untuk menyenangkan hati Tuhan..atau kita hanya ingin di lihat oleh orang dan ingin di lihat oleh kecengan kita…

Hati hati..perkara hati ini tidak ada yang tahu..hanya kita dan Tuhan saja yang tahu..dan pada akhirnya smua akan terbongka seperti dalam matius 7 : 22- 23

Ketika motivasi kita sudah melenceng, meskipun kita sudah berkarunia dan bermuzijat. Tuhan tidak akan mengakui kita…teruslah menjaga hati kita..selalu minta pimpinan roh kudus..jangan sampai Tuhan berkata enyahlah Aku tidak mengenal kamu sebab kita tidak sungguh sungguh menjaga hati kita..dan sering mencuri kemuliaan Allah secara tidak sadar…Amin

Bookmark and Share

renungan ku… June 22, 2009

Posted by kep-irama in Renungan ku....
add a comment

gila ya setelah g pikir pikir….dan dipikir pikir lagi..blog yang gua buat teh ternyata mencerminkan apa yang ada di dalam gua smua haha….ternyata apa yang gua tulis tuh, gua sendiri belum bisa menjadi orang yang seperti gua tulis…

thanks banget Tuhan..dengan nulis nulis blog ini teh g jd di ajar banyak hal juga..dan banyak ngingetin hal hal kecil yang kadang gua sendiri juga lupa…hahah..

Bookmark and Share

kerendahan hati June 22, 2009

Posted by kep-irama in Uncategorized.
1 comment so far

Filipi 2 :3

Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati seorang menggangap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.

Yak..sama seperti sebelum-sebelumnya…masih membahas hal-hal yang dasar tapi sering kali orang ngelupain hal ini dan jarang ada orang yang pengen hal ini..yaitu kerendahan hati..

Banyak kali gua menyangka kalo kerendahan hati itu merupakan sifat bawaan asal seseorang….tapi coba kita renungkan lagi..apakah mungkin sifat rendah hati itu muncul dengan sendirinya tanpa kita..kayanya ga mungkin d…coba kita baca filipi 2:3…

Ayat nya bagus si…tapi… hendaklah dengan rendah hati seorang menggangap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri…bah susah banget..harus mentingin orang laen daripada diri kita sendiri wah..bukan hal yang gampang tuh…hebat banget tuh orang yang bisa kaya gitu…tapi ada juga ya orang yg bisa kaya gitu si..contohnya si Paulus..

Gua pikir tokoh yang satu ini bener-bener luar biasa banget..coba kita renungkan sedikit tentang tokoh ini..

Coba lihat 2 korintus 11 : 7 – 33…judul nya aja paulus tidak mementingkan diri..ah luar biasa sekali..ada yang orang yang bisa kaya gini..

Mari kita renungkan bersama-sama..apa kerendahan hati paulus itu merupakan sifat bawaan paulus??menurut g sia bukan…kerendahan hati paulus merupakan bentuk kedisplinan dia sehingga menghasilkan kerendahan hati…

Memang tidak mudah memiliki sifat yang rendah hati ini..kadang kali di dunia pekerjaan atau pendidikan kita kerap bertemu dengan orang-orang yang, baik sengaja maupun tidak sengaja, bernada atau berkesan merendahkan. Mungkin kita pun pernah secara tidak sadar melakukan hal yang sama…mungkin kita mengucapkan kamu tahu apa.. ataupun yang lainnya…

Tapi ketika itu menimpa kita justru saat itulah kerendahan hati kitu sedang dibentuk..kerendahan bukan sesuatu yang begitu saja kita dapat peroleh perlu perjuangan keras untuk menjadi orang yang rendah hati sepeti paulus..perlu satu tekad kedisplinan dan jangan lupa meminta pada ROH KUDUS…sebab tanpa kedua hal itu kerendahan hati tak pernah akan kita miliki..

MAZMUR 25 : 9

Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan ia mengajarkan jalan-NYA kepada orang-orang yang rendah hati.

Amsal 22 : 4

Ganjarang kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan ,kehormatan dan kehidupan…

Lihat…kata mazmur diatas juga…Tuhan mengajarkan jalan-NYA kepada orang yang rendah hati…jadi marilah kita mulai mengambil tekad..mau berdisplin belajar kerendahan hati..lebih memperhatikan orang lain daripada mementingkan diri kita sendiri..dan jangan lupa meminta pertolongan pada ROH KUDUS….

BEBERAPA CARA MEMPRAKTEKKAN KERENDAHAN HATI

oleh B. Teresa dari Calcutta

1 Mengurus urusan sendiri.

2 Tidak ingin mencampuri urusan orang lain.

3 Menghindari rasa ingin tahu.

4 Menerima pertentangan dan kritik dengan senang hati.

555 Tidak mengingat-ingat kesalahan orang lain.

6 Menerima apabila dihina dan disakiti.

7 Menerima apabila diabaikan, dilupakan dan dibenci.

8 Tidak berusaha agar dikasihi dan dikagumi secara istimewa.

9 Lemah lembut dan ramah bahkan andai orang memancing amarah kita.

10 Tidak pernah menuntut agar dihargai.

11 Mengalah dalam perdebatan bahkan andai kita benar.

Bookmark and Share

KESABARAN…. June 9, 2009

Posted by kep-irama in Uncategorized.
1 comment so far

Galatia5:22
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan.

Sama seperti yang sebelumnya ( bersyukur) hal ini terlihat dasar dan terlihat seperti mudah…tapi ini mungkin salah satu hal yang paling sulit..bersabar..

Bersabar termasuk dalam satu buah roh yang harus dimiliki oleh orang2 kristen…tapi sering kali orang kristen melupakan hal yang satu ini. Dulu gua termasuk orang yang tidak sabar dalam segala hal..sedikit aja yang nyingung..pasti langsung gua umpat..temen telat dateng..gua omelin…sampe sekarang pun kadang kali gua suka melupakan hal yg ini…

Waktu gua belajar tentang kesabaran ini gua ngeliat kalo bersabar itu bukan hanya bersabar terhadap sesama saja tapi juga kita harus bersabar dalam menanti janji-janji TUHAN.

  1. bersabar terhadap sesama

Dalam berhubungan dengan orang lain, sering kali kesabaran kita mengalami tantangan. Banyak konflik terjadi karena kita kurang sabar untuk menunggu atau mengerti seseorang. Tidak semua orang dapat berpikir secepat atau sepandai yang kita inginkan. Tidak semua orang dapat menjadi orang Kristen yang baik atau sempurna seperti yang kita inginkan. Bersabar berarti mau dan rela menunggu proses Tuhan atas kehidupan setiap kita dan menerima keberadaan orang lain apa adanya. Coba kita renungkan..seringkali sewaktu kita mulai tidak sabar..sewaktu kita sering mudah marah..coba kita koreksi diri kita apakah kita sudah menjalani waktu teduh kita dengan benar ? apakah jam doa kita sudah mulai berkurang…

Orang yang sabar bukannya orang yang tidak pernah marah, melainkan orang yang marah hanya pada waktu yang tepat

Bersabarlah, maka Anda akan terhindar dari konflik dan menerima buah yang berlimpah pada akhirnya.

  1. bersabar menanti janji janji Tuhan

Yesaya 55:9, Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu

Jika mungkin saat ini kita masih menantikan jawaban TUHAN atas doa doa kita ingatlah ayat ini…bersabar lah..jika mungkin doa kita belum di jawab atau pun jika kita sudah tahu bahwa TUHAN berkata tidak atas doa doa kita..bersabar lah..dan mengucap syukur lah..sebab rancangan kita bukan rancangan-NYA..

Kesabaran bukan hanya berbicara tentang menunggu tetapi lebih berfokus kepada sikap kita pada saat menantikan janji Tuhan. Apakah kita akan bersungut-sungut atau bersukacita? Allah sendiri mau belajar sabar terhadap ketidak taatan kita. Jadi bagaimana mungkin kita tidak mau belajar bersabar.

Ingatlah:
Penundaan oleh Tuhan bukan berarti pengingkaran janji Tuhan.
Waktunya Tuhan sempurna adanya.
Kesabaran adalah yang kita perlukan dalam berdoa.

~ Joe Gatuslao

Kesabaran adalah pohon yang pahit tetapi menghasilkan buah yang manis.

Amsal 16 : 32

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota.

Lihat amsal berkata apa…orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota….mari kita mulai belajar bersabar dari hal yang kecil…mulai lah melatih diri..sebab untuk menjadi orang yang sabar itu tidak lah mudah…bahkan ALKITAB menulis melebihi seorang pahlawan…berarti tidak semudah yang kita bayangkan..mulailah melatih diri dan jangan lupa selalu minta pertolongan roh kudus…amin.

Bookmark and Share

Mengucap Syukur… May 31, 2009

Posted by kep-irama in Uncategorized.
2 comments

Kadang kali dalam kehidupan kita, kita sering dihadapkan dengan banyak hal yang tidak mengenakan. Tiap orang memiliki reaksi yang berbeda beda dalam merespon setiap hal yang tidak mengenakan tersebut. Bagaimana reaksi kita sebagai orang yang percaya dalam menghadapi hal yang tak mengenakan tersebut? Apakah kita akan mengomel, menyalahkan Tuhan, atau kita mengucap syukur? Coba kita perhatikan dalam 1 tesalonika 5 : 18

Disana di katakan mengucap syukurlah dalam segala hal..waw..satu hal yang sangat mustahil di satu sisi kita menghadapi persoalan yang tidak mengenakan, tetapi di sisi lain kita harus mengucap syukur. Menurut logika manusia tentunya sangat tidak bisa diterima. Kalo kita hanya melihat dari sudut pandang logika saja kita tidak akan pernah menangkap apa si mau nya Tuhan…coba kita lihat dengan sudut pandang iman kita..kita gali lebih dalam lagi apa si yang Tuhan mau dengan kita bersyukur. Ada beberapa point yang penting mengapa si kita harus mengucap syukur.

  1. Kita tahu bahwa segala yang Dia berikan itu baik adanya. Allah tahu yang terbaik dalam kehidupan kita. Jangan bersungut-sungut meski dalam keadaan sulit sekalipun.

  1. Dengan mengucap syukur akan ada satu mujizat dan jalan keluar yang Tuhan sediakan. Lihat yohanes 6 : 11. apa reaksi Yesus ketika dalam situasi seperti itu..apakah Dia mengomel dan memarahi murid muridnya..kenapa cuma ada ini, kenapa ga punya uang buat beli makanan, kenapa ga punya persiapan bla bla..tapi apa yang di lakukan Yesus..mengucap syukur..

  1. Dengan bersyukur, sadar atau tidak sadar kita sedang menumbuhkan iman dan pengaharapan kita kepada Tuhan. Secara tidak sadar kita sedang berkata terima kasih Tuhan apa yang kau beri ini, sudah yang terbaik bagiku…terima kasih Tuhan.

Kita sebagai orang orang kristen yang ingin mengalami pertumbuhan dan penyertaaan Tuhan yang luar biasa…sering kali kita tidak bisa memakai cara apa yang dunia pakai..begitu juga dengan persoalan mengucap syukur ini..terlihat seepele..tapi sangat sulit melakukannya..Lihat keluaran 5 :1

Di sana dikatakan akan mengadakan perayaan bagiKu di padang gurun..wow ngapain si bikin perayaan di padang gurun..kenapa ga di padang rumput aja…ga di hotel berbintang aja yang ada ac nya…panas panas di padang gurun…tapi kalo kita lihat..Tuhan ngomong perayaan bagi-Ku di padang gurun..kita harus menangkep ini..sewaktu kita susah..sewaktu di padang gurun itu..kita harus mengucap syukur dan kita harus merayakannya karena disana lah Tuhan nyata dan Tuhan sedang menguji kita..

Apakah respon kita sewaktu kita sedang di padang gurun itu..apakah mengomel..atau tetap mengucap syukur..Amin

Bookmark and Share

BUNGA CANTIK DALAM POT YANG RETAK February 19, 2009

Posted by kep-irama in Uncategorized.
add a comment

Rumah kami langsung berseberangan dengan pintu masuk RS John Hopkins di Baltimore. Kami tinggal dilantai dasar dan menyewakan kamar-kamar lantai atas pada para pasien yang ke klinik itu.

Suatu petang dimusim panas, ketika aku sedang menyiapkan makan malam, ada orang mengetuk pintu. Saat kubuka, yang kutatap ialah seorang pria dengan wajah yang benar buruk sekali rupanya. “Lho, dia ini juga hampir Cuma setinggi anakku yang berusia 8 tahun,” pikirku ketika aku mengamati tubuh yang bungkuk dan sudah serba keriput ini. Tapi yang mengerikan ialah wajahnya, begitu miring besar sebelah akibat bengkak, merah dan seperti daging mentah., hiiiihh…!

Tapi suaranya begitu lembut menyenangkan ketika ia berkata, “Selamat malam. Saya ini kemari untuk melihat apakah anda punya kamar hanya buat semalam saja. Saya datang berobat dan tiba dari pantai Timur, dan ternyata tidak ada bis lagi sampai esok pagi.” Ia bilang sudah mencoba mencari kamar sejak tadi siang tanpa hasil, tidak ada seorangpun tampaknya yang punya kamar.

“Aku rasa mungkin karena wajahku .. Saya tahu kelihatannya memang mengerikan, tapi dokterku bilang dengan beberapa kali pengobatan lagi…”

Untuk sesaat aku mulai ragu2, tapi kemudian kata2 selanjutnya menenteramkan dan meyakinkanku: “Oh aku bisa kok tidur dikursi goyang diluar sini, di veranda samping ini. Toh bis ku esok pagi2 juga sudah berangkat.”Aku katakan kepadanya bahwa kami akan mencarikan ranjang buat dia, untuk beristirahat di beranda.

Aku masuk kedalam menyelesaikan makan malam. Setelah rampung, aku mengundang pria tua itu, kalau2 ia mau ikut makan. “Wah, terima kasih, tapi saya sudah bawa cukup banyak makanan.” Dan ia menunjukkan sebuah kantung kertas coklat. Selesai dengan mencuci piring2, aku keluar mengobrol dengannya beberapa menit. Tak butuh waktu lama untuk melihat bahwa orang tua ini memiliki sebuah hati yang terlampau besar untuk dijejalkan ketubuhnya yang kecil ini.

Dia bercerita ia menangkap ikan untuk menunjang putrinya, kelima anak2nya, dan istrinya, yang tanpa daya telah lumpuh selamanya akibat luka di tulang punggung. Ia bercerita itu bukan dengan berkeluh kesah dan mengadu; malah sesungguhnya, setiap kalimat selalu didahului dengan ucapan syukur pada Allah untuk suatu berkat! Ia berterima kasih bahwa tidak ada rasa sakit yang menyertai penyakitnya, yang rupa2nya adalah semacam kanker kulit. Ia bersyukur pada Allah yang memberinya kekuatan untuk bisa terus maju dan bertahan.

Saatnya tidur, kami bukakan ranjang lipat kain berkemah untuknya dikamar anak2. Esoknya waktu aku bangun, seprei dan selimut sudah rapi terlipat dan pria tua itu sudah berada di veranda. Ia menolak makan pagi, tapi sesaat sebelum ia berangkat naik bis, ia berhenti sebentar, seakan meminta suatu bantuan besar, ia berkata, “Permisi, bolehkah aku datang dan tinggal disini lagi lain kali bila aku harus kembali berobat? Saya sungguh tidak akan merepotkan anda sedikitpun. Saya bisa kok tidur enak dikursi.”Ia berhenti sejenak dan lalu menambahkan, “Anak2 anda membuatku begitu merasa kerasan seperti di rumah sendiri. Orang dewasa rasanya terganggu oleh rupa buruknya wajahku, tetapi anak2 tampaknya tidak terganggu.”

Aku katakan silahkan datang kembali setiap saat. Ketika ia datang lagi, ia tiba pagi2 jam tujuh lewat sedikit. Sebagai oleh2, ia bawakan seekor ikan besar dan satu liter kerang oyster terbesar yang pernah kulihat. Ia bilang, pagi sebelum berangkat, semuanya ia kuliti supaya tetap bagus dan segar. Aku tahu bisnya berangkat jam 4.00 pagi, entah jam berapa ia sudah harus bangun untuk mengerjakan semuanya ini bagi kami. Selama tahun2 ia datang dan tinggal bersama kami, tidak pernah sekalipun ia datang tanpa membawakan kami ikan atau kerang oyster atau sayur mayur dari kebunnya. Beberapa kali kami terima kiriman lewat pos, selalu lewat kilat khusus, ikan dan oyster terbungkus dalam sebuah kotak penuh daun bayam atau sejenis kol, setiap helai tercuci bersih. Mengetahui bahwa ia harus berjalan sekitar 5 km untuk mengirimkan semua itu, dan sadar betapa sedikit penghasilannya, kiriman2 dia menjadi makin bernilai…

Ketika aku menerima kiriman oleh2 itu, sering aku teringat kepada komentar tetangga kami pada hari ia pulang ketika pertama kali datang. “Ehhh, kau terima dia bermalam ya, orang yang luar biasa jelek menjijikkan mukanya itu? Tadi malam ia kutolak. Waduhh, celaka dehh.., kita kan bakal kehilangan langganan kalau nerima orang macam gitu!” Oh ya, memang boleh jadi kita kehilangan satu dua tamu. Tapi seandainya mereka sempat mengenalnya,mungkin penyakit mereka bakal jadi akan lebih mudah untuk dipikul. Aku tahu kami sekeluarga akan selalu bersyukur, sempat dan telah mengenalnya; dari dia kami belajar apa artinya menerima yang buruk tanpa mengeluh, dan yang baik dengan bersyukur kepada Allah.

Baru2 ini aku mengunjungi seorang teman yang punya rumah kaca. Ketika ia menunjukkan tanaman2 bunganya, kami sampai pada satu tanaman krisan [timum] yang paling cantik dari semuanya, lebat penuh tertutup bunga berwarna kuning emas. Tapi aku jadi heran sekali, melihat ia tertanam dalam sebuah ember tua, sudah penyok berkarat pula. Dalam hati aku berkata,”Kalau ini tanamanku, pastilah sudah akan kutanam didalam bejana terindah yang kumiliki.”

Tapi temanku merubah cara pikirku. “Ahh, aku sedang kekurangan pot saat itu,” ia coba terangkan, “dan tahu ini bakal cantik sekali, aku pikir tidak apalah sementara aku pakai ember loak ini. Toh cuma buat sebentar saja, sampai aku bisa menanamnya ditaman.”

Ia pastilah ter-heran2 sendiri melihat aku tertawa begitu gembira, tapi aku membayangkan kejadian dan skenario seperti itu disurga. “Hah, yang ini luar biasa bagusnya,” mungkin begitulah kata Allah saat Ia sampai pada jiwa nelayan tua baik hati itu.” Ia pastilah tidak akan keberatan memulai dulu didalam badan kecil ini.” Semua ini sudah lama terjadi, dulu dan kini, didalam taman Allah, betapa tinggi mestinya berdirinya jiwa manis baik ini.

“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” (1 Samuel 16:7b)

Sahabat2 adalah istimewa sekali. Mereka membuatmu tersenyum dan mendorongmu jadi sukses. Mereka meminjamimu sebuah kuping dan berbagi suatu kata pujian. Tunjukkan kawan2mu betapa kau peduli.. Buatlah seseorang tersenyum hari ini.

“Your failure is not a reason for GOD to stop loving you”

GBU all “

Bookmark and Share